Habibie dan Cinta Sejati

Kita harus melepaskan masa lalu untuk menemukan cinta sejati. Itu yang saya petik dari film Rudy Habibie (Habibie & Ainun 2). Film Rudy Habibie yang merupakan prekuel dari Habibie & Ainun ini mengisahkan kehidupan ilmuwan (yang lebih dikenang sebagai negarawan) B.J. Habibie jauh sebelum bertemu almarhumah istrinya, Hasri Ainun Habibie. Saya tak akan membahas soal keakuratan… Continue reading Habibie dan Cinta Sejati

49 Hari

Saya jarang sekali menonton film atau drama Korea, karena seringkali ceritanya sangat menjual mimpi dan pasti happy ending. Hanya satu drama Korea favorit saya sepanjang masa: Winter Sonata, sebab penuh air mata sepanjang kisahnya. Tapi kemudian posisi itu digantikan oleh 49 Days. Drama Korea ini berkisah tentang Shin Ji-hyun (diperankan Nam Gyu-Ri) yang memiliki kehidupan sempurna: punya… Continue reading 49 Hari

Komunitas

The power of community to create health is far greater than any physician, clinic, or hospital – Mark Hyman, American physician, scholar and New York Times best-selling author. Di dua edisi terbaru majalah saya dalam format new look, saya diberi kepercayaan untuk menuliskan tentang komunitas. Yang pertama komunitas musisi perempuan dan yang kedua adalah komunitas pelari perempuan.… Continue reading Komunitas

Work Until You No Longer Have To Introduce Yourself

Siapa yang tak kenal Sapardi Djoko Damono (SDD)? Tanpa harus mengenalkan nama, di manapun ia berada, akan ada yang mengerumuninya. Ia tak perlu lagi susah payah memperkenalkan diri: “Nama saya Sapardi, saya penulis puisi. Buku saya bla bla bla …” Di dunia jurnalistik, nama wartawan biasanya susah diingat. Kami sebagai reporter lapangan biasa dipanggil dengan… Continue reading Work Until You No Longer Have To Introduce Yourself

Bangga Pakai Barang Bajakan?

Beberapa hari terakhir, timeline twitter saya ramai oleh postingan Dee Lestari yang menemukan bahwa bukunya Supernova dibajak dan dipasarkan secara online. Ada seorang pembaca Dee yang memposting foto buku bajakan itu (yang diposting oleh online shop) lalu mention ke penulisnya. Siapa tak meradang melihat jerih payahnya dibajak? Jauh sebelum Dee Lestari meradang, sebetulnya yang harus… Continue reading Bangga Pakai Barang Bajakan?

Waktu

Saya termasuk orang yang paling benci mendengar detak jam dinding. Saya pernah memajang jam dinding di kamar tanpa saya isi baterai. Saya suka jam dindingnya karena berhias mawar, tapi saya benci detak detiknya yang begitu jelas terdengar. Apalagi saya berada di kosan yang cukup individualis, hening. Sehingga, jika saya tidak sedang menyalakan televisi atau musik,… Continue reading Waktu